Tampilkan postingan dengan label hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hewan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Oktober 2011

7 hewan tercepat di dunia

Silahkan anda coba bayangkan bila di padang luas afrika anda dikejar oleh seekor singa lapar yang ingin memangsa anda, Anda mau lari ? Rasa-rasanya percuma, karna kecepatan singa saat berlari bisa mencapai 8o km perjam atau setara dengan kecepatan rata-rata mobil angkutan umum saat ngebut. Satu-satunya cara agar selamat dari kejaran singa hanyalah memanjat pohon dan berdoa (mendramatisir amat). Padahal perlu anda ketahui, bahwa singa bukanlan hewan tercepat, karna ia hanya berada di urutan ke 4 dari daftar 7 hewan tercepat (80 km per jam cuma peringkat empat ?) lalu yang nomer satunya sekencang apa ?
Mau Tau? Nih kita kasih liat..

1. CHEETAH – 70 Mil/jam (112 Km/jam)


Cheetah adalah mahluk hidup tercepat yang pernah hidup didaratan, bisa mencapai kecepatan 112 km/jam sampai 120 km/jam hanya pada lintasan sepanjang 460m (500yard), kemampuannya berakselerasi juga tidak bisa ditandingi mahluk hidup apapun, cheetah bisa mencapai kecepatan dari 0 km/jam sampai 110 km/jam hanya dalam waktu 3 detik!

2. ANTELOP – 61 Mil/jam (80 Km/jam)


Binatang ini juga ditenggarai sebagai second fastest animal di dunia, kecepatan maksimal binatang ini sangat sulit untuk dipastikan secara akurat, itu karena tiap individu binatang ini memilik kemampuan yang berbeda beda, binatang ini juga memiliki kemampuan sprint lebih lama karena didukung ruang paru paru dan jantung yang lebih besar.

3. WILDEBEEST – 50 Mil/jam (80 Km/jam)


Wildebeest adalah binatang lain yang menyandarkan hidupnya pada kecepatannya untuk menghidar dari pemangsa, binatang ini adalah makanan favorit kucing besar, itu karna habitat Wildebeest didaratan terbuka Afrika, mreka adalah komunitas terbanyak yang bisa hidup sampai 20 tahun

4. SINGA – 50 Mil/jam (80 Km/jam)


Raja dari segala pemburu, Singa, tidak perlu memiliki kecepatan untuk menjadikan dirinya sebagai yang terbaik diantara yang terbaik, dalam berburu untuk melangusngkan hidupnya, mayoritas dikerjakan oleh singa betina, namun singa jantan yang emosi bisa berlari mencapai kecepatan 80km/jam

5. RUSA THOMPSON – 50 Mil/jam (80 Km/jam)RUSA THOMPSON


Dinamai setelah penemunya, Joseph thompson, Rusa Thompson diakui di dunia sebagai rusa terbaik, baik dari segi bentuk fisik, kecepatan, juga kecerdikannya dibanding jenis rusa lainnya, dalam rangka menghindari musuh utamanya cheetah, rusa ini bisa mencapai kecepatan 80 km/jam disertai dengan pergerakan zigzag yang membingungkan, rusa ini juga memilik ketahanan lebih baik dari cheetah (ibarat motor, rusa thompson bahan bakarnya lebih irit).

6. KUDA – 47,5 Mil/jam (76 Km/jam)


Jenis kuda tercepat adalah Quarter Horse, mendapatkan namanya “quarter’ karna dalam pacuan kuda bisa memimpin pacuan hampir seperempat panjang trek (misal lintasan 100 mtr, kuda ini bisa finish 25 meter didepan peringkat ke dua) dari kuda jenis biasa lainnya, kuda ini bisa mencapai kecepatan maksimal 76 km perjam.

7. RUSA BESAR – 46 Mil/jam (73,6 Km/jam)


Rusa ini sering dianggap sebagai rusa terbesar kedua didunia, dan juga salah satu mamalia terbesar di amerika utara dan asia timur, berbeda dengan binatang berkecepatan tinggi lainnya, binatang ini justru menggunakan kecepatannya untuk menghindari pemangsa, tp bagaimanapun, melihat ukuran dan kecepatannya, banyak predator sekalipun lapar, lebih suka mengurungkan niatnya untuk memburu rusa ini.
»»  READMORE...

Sabtu, 08 Oktober 2011

7 hewan aneh


1. Kuda Dengan Ekor Terpanjang Di Dunia


Summer Breeze adalah seekor kuda betina berusia 11 tahun yang memiliki ekor terpanjang sedunia sehingga mencatatkan sejarah dan masuk dalam Guinness Book of Records. Panjang ekornya Summer adalah 12 kaki 6 inci atau sekitar 3,81 meter dan katanya sih setiap helai rambut ekot Summer memiliki teksture seperti layaknya tali pancing. Dia ratu kecil kami dan dia juga tahu itu, jelas Miss Crystal lewat dailymail.co.uk. Meski terlahir normal dengan rambut ekor yang juga normal, namun ketika Summer semakin besar, ekornya juga ikutan tumbuh memanjang.

Saking panjangnya, pemiliknya, Crystal Socha dan Casey, saudaranya menghabiskan waktu sekitar 3 jam untuk mencuci ekor si Summer setiap 2 bulannya. Juga, karena ekornya yang panjang itu, pemiliknya gak menginjinkan Summer sering bebas berada di luar arena dan seringnya mengucir ekor Summer. Jika dia berada di luar dan ekornya melambai-lambai, maka aku tahu kenapa ekornya berharga,ujar Crystal lagi. Selain memiliki ekor terpanjang, Summer yang tinggal di Hoof Print Farm di Augusta, Kansas ternyata juga memiliki surai yang luar biasa. Saking luar biasanya, setiap kali waktu makan, surai Summer harus dirapikan dulu agar surainya gak ikutan terkunyah. Summer Breeze menjadi terkenal saat tampil di arena dan mempertunjukkan ekornya yang paling panjang itu dalam acara tahunan EquFest yang diadakan di Kolesium Kansas di Wichita.

2. Kepiting Terbesar


Inilah dia kepiting super dengan berat sekitar 45 pounds atau sekitar 21 kilogram dan lebar penampang kaki sekitar 4 meter. Kepiting yang sering juga disebut dengan “Japanese Spider Crab” yang memiliki nama latin ‘cheira kaempferi’ ini merupakan spesies arthropoda terbesar di dunia yang pernah ada. Para ilmuan meyakini bahwa kepiting ini dapat bertahan hidup hingga 100 tahun lamanya atau bahkan lebih. “Kepiting jangkung raksasa” ini hidup di kedalaman laut di sekitar Baratlaut samudera pasifik di sekitar perairan jepang. Kepiting ini kebanyakan tertangkap oleh jaring nelayan dengan rata-rata kedalaman antara 150 s/d 1000 kaki (46 s/d 305 meter) di kedalaman laut.

Dikabarkan bahwa kepiting raksasa ini merupakan makhluk yang damai dan tidak agresif serta dapat hidup dengan baik pada lingkungan akuarium. Mereka lebih menyukai suasana atau habitat yang tenang dengan landscape yang berlumpur dan lembab di kedalaman laut. Kepiting ini menggunakan ‘moncongnya’ untuk memeriksa daerah sekitar habitat hidup mereka untuk mencari binatang yang sudah mati atau kerang-kerangan sebagai makanan mereka. Dengan panjang penampang kaki sekitar 4 meter, kepiting super ini merupakan ‘raja’ yang tidak dapat ditaklukkan di antara jenis-jenis binatang sejenisnya di habitatnya. Wah.. kira-kira enak ngak ya kalau dimakan??

3. Domba Termahal Sejagat Rp 3,8 Miliar


Seekor domba asal Skotlandia terjual dengan harga 231 ribu poundsterling atau lebih dari Rp 3,8 miliar di sebuah acara lelang ternak Skotlandia. Demikian diwartakan Reuters, Sabtu (29/8). Harga ini memecahkan rekor sebagai harga domba termahal di dunia. Jimmy Douglas, pemilik baru hewan bernama Deveronvale ini, mengaguminya lantaran sang domba memiliki tubuh yang bagus dan daging pinggang yang kuat. Setelah membeli domba tersebut, Douglas berencana untuk mengembangbiakkannya. Sang pemilik lama, Graham Morrison, tak menyangka domba miliknya itu bisa mencapai harga begitu tinggi.

4. Lobster Dua Warna


Alan Robinson, nelayan asal Maine, Amerika Serikat, pada 2006 tanpa sengaja telah menangkap seekor lobster dengan dua warna pada tubuhnya, tepat terbagi kiri dan kanan. "Aku sebelumnya mengira bahwa seseorang sedang mengerjaiku !!", kata Robinson. Wajar saja dia mengira begitu, karena lobster dua warna ini tampak seolah-olah "setengah matang". Sisi yang satu berwarna biru tua, seperti umumnya warna lobster. Sedangkan sisi yang lain tampak berwarna oranye, seperti warna lobster habis dimasak...!!! Petugas dari Mount Desert Oceanarium, tempat dimana Alan Robinson menyumbangkan lobster tangkapannya ini, menyatakan bahwa lobster unik ini hanya ada satu dari 50-100 juta kemungkinan. Tetapi dua tahun kemudian, tepatnya pada 2008, lobster unik dan langka ini juga ditemukan oleh Edward Pothier dari Digby County, Kanada. Lokasi keduanya memang berdekatan, di perbatasan Kanada dengan Amerika Serikat.

5. Kelinci Raksasa


Wow…Luar Biasa ! Kelinci Raksasa dengan panjang hingga mencapai ± 81,5 cm (2,6 ft). Kelinci raksasa yang diberi nama Benny ini dimiliki oleh pasangan suami istri di Inggris yang bernama Martin dan Heather Sharon. Saat ini kelinci raksasa tersebut sedang dalam penelitian Guinness World Records untuk dinobatkan sebagai Kelinci Terbesar Didunia. Mau liat fotonya ? Wuih…gede banget

6. Ikan Kembar Siam


Si kembar ini benar-benar kompak sehidup semati. Ikan yg lebih besar di atas bahkan terlihat ikut membantu sodara di bawahnya waktu sodatanya ini mencari makan.

7. Cumi-cumi Tersenyum


Di dunia ini memang aneh-aneh, koran Inggris "Daily Mail" melaporkan seekor cumi-cumi yang tersenyum dan lucu. Menurut laporan, ilmuwan di Cabrillo Aquarium Southern California baru-baru ini menemukan sebuah cumi-cumi kecil, tampak seperti kartun babi dengan tubuh yang gemuk. Yang fantastis adalah cumi-cumi kecil ini mempunyai wajah yang tersenyum, sangat lucu. Nama ilmiah cumi-cumi kecil yang gembira ini adalah helicocranchia pfefferi, ia ditangkap oleh sebuah perahu nelayan laut dalam di dalam air Lautan Pasifik antara Los Angeles dan Catalina Island. "Cumi-cumi wajah tersenyum” ini besarnya seperti sebuah alpukat, ditemukan di dalam air dengan kedalaman 100 meter. Cumi-cumi tersebut senang mengisi tubuhnya dengan air, di belakang kedua matanya terdapat organ yang menghasilkan cahaya
»»  READMORE...

Jumat, 07 Oktober 2011

7 hewan laut yang mematikan

Manusia boleh-boleh saja mengklaim diri sebagai makhluk terunggul di seluruh daratan muka bumi. Tapi bagaimana dengan kehidupan di bawah laut? Masihkah manusia bisa mengatasi dan terbebas dari bahaya? Kalau pun manusia bisa menaklukkannya, tetap saja manusia harus waspada karena bahaya selalu mengintai.

Berikut adalah daftar sebagian mahkluk bawah laut berbahaya versi Livescience yang kerap menjadi ancaman bagi makhluk air lain. Dan tentu saja, ancaman berbahaya bagi manusia.

1. Belut Laut


Gigitan kuat dari gigi tajam belut laut dapat mengakibatkan luka serius yang rentan terkena infeksi bakteri dari mulut hewan primitif ini. Belut ini kerap bersembunyi di celah-celah dan lubang karang pada siang hari dan berburu makanan di malam hari. Para ahli kelautan menyarankan penyelam untuk menjauhkan tangan dari celah atau lubang mencurigakan untuk menghindari serangan. Satu lagi, jangan pernah memberi makan hewan ini jika tidak mau diserang oleh kawanannya.

2. Singa Laut


Singa laut dapat digolongkan sebagai binatang imut, mudah dilatih, dan banyak menjadi bintang di beberapa kebun binatang. Kendati begitu, hewan ini tak jarang pula menyerang manusia. Di California, AS, beberapa kasus serangan singa laut dilaporkan terjadi di pantai Manhattan, Newport, dan San Francisco pada 2006. Beberapa ilmuwan setempat mengatakan perilaku singa laut sulit diduga dan dapat tiba-tiba menjadi agresif.

3. Ikan Pari


Nama hewan ini begitu banyak menyita perhatian dunia semenjak kematian tragis ahli biologi sekaligus pembawa acara “Crocodile Hunter” Steve Irwin pada 2006. Ekor ikan pari yang berbentuk seperti tombak dan mengandung banyak racun telah menusuk Steve dan membuatnya mengalami gagal jantung.

4. Buaya Air Asin


Buaya air asin memiliki reputasi sebagai salah satu pemangsa paling ganas di dunia. Hewan yang dapat tumbuh hingga lebih dari enam meter dan berbobot 1.500 kilogram ini memiliki beragam mangsa, antara lain monyet, kanguru, banteng, ikan hiu, dan bahkan manusia. Dengan menggunakan kekuatan dahsyat, buaya air asin menggigit sambil memutar-mutar mangsanya di dalam air untuk melumpuhkan dan kemudian memakannya.

5. Ikan Singa


Menjadi ikan favorit penghuni aquarium, ikan singa terkenal dengan duri-durinya yang beracun. Walaupun tidak terlalu mematikan pada manusia, racunnya dapat mengakibatkan sakit kepala, muntah-muntah, dan gangguan pernafasan. Menurut beberapa laporan, gejala tersebut berlangsung selama beberapa minggu.

6. Ular Laut


Ketakutan dasar manusia pada ular menempatkan spesies ini pada daftar hewan laut berbahaya. Namun pada kenyataannya ular laut ini hidup tersembunyi di laut dan tidak terlalu mengancam kehidupan manusia. Kendati begitu, racun ular ini tetap saja menjadi momok menakutkan. Dalam sekali gigitan, racun ular ini mampu melumpuhkan mangsa dan membunuhnya dalam hitungan detik.

7. Ikan Buntal


Racun mematikan bernama Tetrodotoxin (TTX) terkandung dalam ikan berbadan gendut ini. Racun yang lebih kuat dari sianida tersebut mengakibatkan kesulitan bernafas pada seseorang sebelum berujung pada kematian. Yang unik, sejumlah koki profesional di Jepang memisahkan bagian daging yang bisa dikonsumsi dari ikan buntal sebagai hidangan dengan cita rasa tinggi.
»»  READMORE...